Al-Amal Al-Islami ( Aktivitas Islami )
- Beraktivitas dengan Islam akan membentuk: keyakinan, fikrah, perasaan, akhlak yang Islami —kondisi Islami (QS.59:9 )— yang membentuk sikap yang Islami (QS. 59:10 , 3:146 -147 )
- Amal Islami berbentuk da’wah dan tarbiyah (QS. 41:33 ) serta harakah dan jihad (QS. 4:71 , 76 , 8:45 -46 )
- Semuanya merupakan ibadah yang ditujukan kepada Allah saja (QS. 16:36 ), untuk mencapai derajat takwa (QS. 2:21 , 8:29 )
- Mendapat burhan (bukti-bukti) (QS. 11:17 ) dari Allah berbentuk kepercayaan (QS. 21:105 ), pertolongan (QS. 47:7 ), dan amanah (QS. 4:58 )
- Kesemuanya diperlukan dalam rangka memperoleh kedudukan (QS. 24:55
Thabi’ah Diinil Islam ( Tabiat Agama Islam )
- Tabiat agama Islam:
-
- Agama yang bersih dari syirik dan sesuai dengan fitrah membentuk pribadi mukhlis dan hanif(luTus) (QS. 39:2 , 22 dan 14 , 7:172 , 30:30 )
- Agama yang penuh dengan nilai-nilai dan konsepsi membentuk pribadi yang bermutu dan bermanhaj (QS. 43:4 , 36:1 -2 )
- Agama akhlak atau moral dan hukum membentuk pribadi yang berakhlak dan bijaksana (QS. 4:36 ,105 )
- Agama kebersihan dan kesucian membentuk pribadi yang bersih dan suci (QS. 9:108 )
- Agama ilmu dan amal membentuk pribadi yang berilmu dan aktif bekerja (QS. 47:19 , 2:44 )
- Agama ilmu dan pemikiran membentuk pribadi berilmu yang mufakir (pemikir) (QS. 9:122 )
- Agama kerja dan harapan membentuk pekerja yang optimis (QS. 9:105 , 46:19 , 4:123 – 124 )
- Agama yang kuat dan bertanggung jawab membentuk pribadi yang teguh dan dapat dipercaya (QS. 18:26 )
- Agama yang penuh gengsi dan kasih sayang membentuk pribadi yang berprestasi dan santun (QS. 9:128 , 49:10 )
- Agama daulah dan ibadah membentuk ahli politik ahli ibadah (QS. 73:20 )
- Agama pedang dan Qur’an membentuk pribadi mujahid yang berorientasi kepada Rabb (QS. 9:111 , 3:79 )
- Agama harakah dan minhaj membentuk pribadi mutaharik (aktif bergerak) dan minhaji (berpedoman) (QS. 9:38 -39 , 16:125 )
- Keseluruhannya merupakan pribadi islami.
Al-Islamu Diinul Haq ( Islam Agama Yang Benar )
- Bodoh:
-
- Selain Allah adalah makhluk yang diciptakan (QS. 16:17 , 22:73 )
- Berorientasi pada zhan, dugaan, analisa (QS. 10:36 , 6:116 )
- Selain Allah adalah batil (QS. 10:32 , 22:62 )
- Membuat selain dinullah / dinul malik (QS. 12:76 , 42:26 )
- Membuat diin al-batil yaitu jahiliyah (QS. 5:50 , 39:64 )
- Mengajak manusia pada kesesatan (QS. 6:153 , 1:7 , 2:120
Al-Islam Fikratan ( Islam Sebagai Fikrah )
- Dua bentuk sumber fikrah:
- Semua dalam rangka memahami 6 hakikat besar yaitu: Allah, risalah, ibadah, alam semesta, manusia, dan kehidupan.
- Keimanan membentuk persepsi yang benar — memunculkan fikrah Islamiyah— dalam ideologi Islam, dan teraplikasi dalam amal Islam melalui tingkah laku dan harakah Islamiyah.
- Kekufuran membentuk persepsi yang salah— memunculkan pemikiran jahiliyah—dalam ideologi jahiliyah, dan akhirnya beraplikasi dalam tingkah laku jahiliyah dan gerakan jahiliyah
Al-Islamu Akhlaqan ( Islam Sebagai Akhlak )
- Islam adalah hubungan antara Allah sebagai pencipta dengan manusia sebagai makhluk.
- Akhlak adalah tingkah laku makhluk yang diridhai Khaliq.
- Bentuk-bentuk akhlak:
- Inti ajaran akhlak: melepaskan diri dari perbuatan-perbuatan rendah dan menghiasi diri dengan perbuatan yang utama
Syumuliyatul Islam ( Kesempurnaan Islam )
Al-Islam Wa Sunnatullah ( Islam dan Ketentuan Allah )
- Allah sebagai pencipta (QS. 59:23 )
- Yang menciptakan alam (QS. 25:2 )
- Menentukan aturan (QS. 25:2 ,54:49 ,15:20 )
- Seluruh alam semesta tunduk, sujud, tasbih, tahmid (QS. 13:15 , 22:18 , 6:50 , 59:1 , 61:1 , 24:41 , 17:44 )
- Al-Khaliq menurunkan taqdir syar’i (QS. 6:153 , 45:18 )
- Ada yang menerima (muslim) sesuai dengan alam semesta, ada yang menolak (kafir) subversif di alam semesta.
- Islam merupakan sunatullah
- Di alam bersifat mutlak, tetap, dan terus-menerus merupakan taqdir kauni, bersifat tunduk kepada Allah
- Pada manusia berupa hidayah, bergantung kepada iradah manusia dan ikhtiarnya merupakan taqdir syar’I, manusia terbagi dua dalam menerimanya: muslim atau kafir.
Syuruthul Intifa’ Bil Quran ( Syarat Mengambil Manfaat Dari Al-Quran )
- Bersikap sopan terhadapnya
-
- Berniat baik
- Bersuci hati dan jasad
- Menyibukkan jiwa dengannya
- Mengkhususkan berpikir dengannya
- Membaguskan dalam membaca
-
- Dengan hati yang khusu’
- Dengan mengagungkan
- Dengan kesiapan melaksanakan
- Berorientasi dengan tujuan asasi Al-Qur’an
-
- Petunjuk dari Allah
- Pembentuk kepribadian Islam
- Pemimpin manusia
- Pembentuk masyarakat Islam
- Mengikuti cara-cara para sahabat dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an
-
- Memandang secara keseluruhan
- Masuknya Al-Qur’an tanpa pertimbangan masa lalu
- Mempercayai secara mutlak
- Merasakan bahwa ayat-ayat dalam Al-Qur’an diarahkan pada dirinya
- Memanfaatkan penghalang Al-Qur’an